Nilai-Nilai Dan Peran Guru Penggerak Dalam
Membangun Budaya Belajar Segenap Komunitas Di Sekolah Dan Sebagai Satu-Kesatuan
Upaya Menumbuhkan Murid Merdeka.
Seorang Guru Penggerak diharapkan
tidak hanya menguasai pengetahuan professional saja, namun juga mampu
mempraktikkan pembelajaran yang profesional dan juga mengembangkan profesi
secara berkelanjutan.
Dalam penguasaan pengetahuan
profesional, seorang Guru Penggerak harus mampu menganalisis alur dan struktur
pengetahuan untuk pembelajaran, menjabarkan tahap penguasaan kompetensi murid,
menetapkan tujuan belajar sesuai kurikulum, perkembangan murid dan profil
pelajar Indonesia.
Sedangkan dalam praktik pembelajaran
profesional, Guru Penggerak diharapkan mampu mengembangkan lingkungan kelas
yang memfasilitasi murid belajar secara aman dan nyaman. Kemudian ia juga
diharapkan mampu mendesain, memandu dan merefleksikan proses belajar mengajar
yang efektif. Selanjutnya melakukan asesmen, menyediakan umpan balik dan
laporan belajar. Guru penggerak juga diharapkan melibatkan orang tua murid dan
komunitas dalam proses belajar.
Selanjutnya, dalam pengembangan
profesi berkelanjutan, Guru Penggerak akan mampu menunjukkan kebiasaan refleksi
untuk pengembangan diri secara mandiri. Dalam kesehariannya ia akan menunjukan
kematangan moral, emosi dan spiritual dan berperilaku secara berkode etik. Praktik
dan kebiasaan bekerja yang ditunjukkan Guru Penggerak berorientasi pada anak.
Gotong royong pengembangan bersama dilakukan untuk menumbuhkan nilai-nilai
Pancasila bagi orang lain. Dan pada akhirnya seorang Guru Penggerak itu akan
mampu mengembangkan karier melalui partisipasi aktif dalam organisasi profesi
guru.
Jika peran sebagai Guru Penggerak
dapat dilaksanakan dengan baik, maka akan tercapailah lingkungan belajar dan
pelaksanaan proses belajar yang berpusat pada murid. Dengan demikian, proses
belajar murid menjadi optimal dan relevan dengan kebutuhan komunitas sekitar
sekolah. Kesemuanya itu akan berujung pada peningkatan kualitas.
Dalam proses ini, saya menyadari
kekuatan yang semakin tertanam dalam diri. Kekuatan nilai mandiri untuk
menumbuhkan kesadaran dan kemauan diri sendiri untuk bergerak, merefleksi
setiap program yang telah dilakukan untuk menemukan kelebihan dan kekurangan,
berkolaborasi untuk memaksimalkan hasil program. Di samping itu, saya juga tak
ragu mencoba menggunakan inovasi teknologi sebagai pendukung kelancaran
program. Dan yang saya saksikan, murid menjadi lebih antusias dalam proses
kegiatan program. Semua yang telah dilakukan ini sebagai upaya melaksanakan
pembelajaran yang berpihak pada murid. https://youtu.be/1Wk9AsGgZHc
Link Video: https://youtu.be/1Wk9AsGgZHc
Tidak ada komentar:
Posting Komentar