Selasa, 17 November 2020

Nilai dan Peran Guru Penggerak

 







Nilai-Nilai Dan Peran Guru Penggerak Dalam Membangun Budaya Belajar Segenap Komunitas Di Sekolah Dan Sebagai Satu-Kesatuan Upaya Menumbuhkan Murid Merdeka.
 

Seorang Guru Penggerak diharapkan tidak hanya menguasai pengetahuan professional saja, namun juga mampu mempraktikkan pembelajaran yang profesional dan juga mengembangkan profesi secara berkelanjutan.

 

Dalam penguasaan pengetahuan profesional, seorang Guru Penggerak harus mampu menganalisis alur dan struktur pengetahuan untuk pembelajaran, menjabarkan tahap penguasaan kompetensi murid, menetapkan tujuan belajar sesuai kurikulum, perkembangan murid dan profil pelajar Indonesia.

 

Sedangkan dalam praktik pembelajaran profesional, Guru Penggerak diharapkan mampu mengembangkan lingkungan kelas yang memfasilitasi murid belajar secara aman dan nyaman. Kemudian ia juga diharapkan mampu mendesain, memandu dan merefleksikan proses belajar mengajar yang efektif. Selanjutnya melakukan asesmen, menyediakan umpan balik dan laporan belajar. Guru penggerak juga diharapkan melibatkan orang tua murid dan komunitas dalam proses belajar.

 

Selanjutnya, dalam pengembangan profesi berkelanjutan, Guru Penggerak akan mampu menunjukkan kebiasaan refleksi untuk pengembangan diri secara mandiri. Dalam kesehariannya ia akan menunjukan kematangan moral, emosi dan spiritual dan berperilaku secara berkode etik. Praktik dan kebiasaan bekerja yang ditunjukkan Guru Penggerak berorientasi pada anak. Gotong royong pengembangan bersama dilakukan untuk menumbuhkan nilai-nilai Pancasila bagi orang lain. Dan pada akhirnya seorang Guru Penggerak itu akan mampu mengembangkan karier melalui partisipasi aktif dalam organisasi profesi guru.

 

Jika peran sebagai Guru Penggerak dapat dilaksanakan dengan baik, maka akan tercapailah lingkungan belajar dan pelaksanaan proses belajar yang berpusat pada murid. Dengan demikian, proses belajar murid menjadi optimal dan relevan dengan kebutuhan komunitas sekitar sekolah. Kesemuanya itu akan berujung pada peningkatan kualitas.

 

Dalam proses ini, saya menyadari kekuatan yang semakin tertanam dalam diri. Kekuatan nilai mandiri untuk menumbuhkan kesadaran dan kemauan diri sendiri untuk bergerak, merefleksi setiap program yang telah dilakukan untuk menemukan kelebihan dan kekurangan, berkolaborasi untuk memaksimalkan hasil program. Di samping itu, saya juga tak ragu mencoba menggunakan inovasi teknologi sebagai pendukung kelancaran program. Dan yang saya saksikan, murid menjadi lebih antusias dalam proses kegiatan program. Semua yang telah dilakukan ini sebagai upaya melaksanakan pembelajaran yang berpihak pada murid. https://youtu.be/1Wk9AsGgZHc

Link Video: https://youtu.be/1Wk9AsGgZHc


Tidak ada komentar:

Posting Komentar