Tampilkan postingan dengan label Utama. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Utama. Tampilkan semua postingan

Minggu, 25 Oktober 2020

Webinar Maraton Full House

Oktober 25, 2020 0 Comments

Halo, Sahabat Rumah Belajar. Sudah siap untuk berkelana bersama Bu Yen? Kali ini Bu Yen akan berbagi salah satu kisah indah yang takkan terlupa. Ciee…

Kisah ini bermula saat 10 SRB yang berasal dari Sumatera Utara, Kepulauan Bangka Belitung dan Sulawesi Selatan berkumpul secara virtual di grup Whatsapp. Hasil ngobrol panjang di grup, disusunlah 2 sesi webinar di Hari Sabtu, 17 Oktober 2020. Sesi pertama sedianya akan dilaksanakan Pukul 13.00 WIB/14.00 WITA/15.00 WIT dan sesi kedua dimulai Pukul 15.00 WIB/16.00 WITA/18.00 WIT. Namun, sehari menjelang hari-H, dua SRB Sumatera Utara batal bergabung sebab ada kegiatan lain yang tak kalah pentingnya. Hanya ada satu moderator sementara ada delapan pemateri. Akhirnya keputusan gercep pun diambil. Dua sesi dijadikan satu.

Bu Yen yang akan bertindak sebagai moderator yang merangkap menjadi host sempat galau saat membayangkan maraton webinar selama kurang lebih 4 jam. Perkiraan awal untuk per sesi adalah 2 jam. Selain akan melelahkan, juga memikirkan peserta yang akan merasa bosan sebab acara yang terlalu panjang. Tapi, keputusan telah dibuat. Maka, mau tak mau proyek ini harus dilaksanakan dengan seikhlas-ikhlasnya. Eh…

Dan, surprise! Peserta ternyata full house. Total 130 peserta ikut meramaikan webinar marathon ini. Mayoritas mereka sangat mengapresiasi keberadaan portal pembelajaran milik pemerintah ini. Selain itu juga tak sedikit yang termotivasi untuk mengikuti pelatihan PembaTIK tahun depan. Yang lebih menggembirakan lagi, salah seorang peserta dari Ponorogo (Jawa Timur) mengundang SRB untuk berbagi di sekolahnya. Ibu Rini (SRB Babel 2020) berinisiatif untuk menghubungkan dengan SRB Jatim 2020 yang dikenalnya. Dan kemudian diketahui acara tersebut pun telah terselenggara. Sungguh senangnya bisa berbagi inovasi pembelajaran berbasis TIK dengan para guru hebat di seluruh Indonesia.

Eh, hampir lupa. Webinar ini juga dihadiri dua guru hebat dan inspiratif Ibu Ismi Efriyanti, S.Pd, Gr (DRB Babel 2017) dan Bapak Paul Sihotang (DRB Sumut 2018). Terselenggaranya webinar ini tak lepas dari kemurahan hati Bapak Heri (SRB DKI Jakarta 2020) yang telah berbagi room zoom premiumnya. Sekali lagi Bu Yen mengucapkan banyak terima kasih buat Pak Heri.

Berikut nama para narasumber yang memberikan materi pada kegiatan Webinar Kolaborasi Sumut, babel dan Sulsel yang mengambil tema Trik Asik BDR ala Rumbel:

  1. Ibu Eunike Hanna Apriani (SRB Sumatera Utara 2020). Judul Materi: Sosialisasi PembaTIK.
  2. Ibu Nur Syakinah Syam (SRB Sulawesi Selatan 2020). Judul Materi: Pemanfaatan Fitur Sumber Belajar
  3. Ibu Rini Natalia Gultom (SRB Kep. Bangka Belitung 2020). Judul Materi: Pemanfaatan Fitur Laboratorium Maya
  4. Awaliah (SRB Sulawesi Selatan 2020). Judul Materi: Pemanfaatan Fitur Peta Budaya
  5. Sorta Corie Ivana Panjaitan (SRB Sumatera Utara 2020). Judul Materi: Belajar sambal Bermain dengan Fitur Edugame
  6. Roni Antonius Sitanggang (SRB Sumatera Utara 2020). Judul Materi: Pemanfaatan Kelas Maya
  7. Sarma Herlina Sirait (SRB Sumatera Utara 2020). Judul Materi: Pemanfaatan Fitur Bank Soal
  8. Lucia Sihombing (SRB Sumatera Utara 2020). Judul Materi: Pemanfaatan Rumah Belajar dengan  Model Pembelajaran SOLE (Sel Organized Learning Environment)

Hampir semua fitur di Portal Rumah Belajar dikupas tuntas oleh para pemateri di Webinar Kolaborasi Sumut, Babel dan Sulsel ini. Semoga semakin tercerahkan buat semua. Sampai jumpa di kegiatan berbagi lainnya.

Galeri foto






















Sabtu, 24 Oktober 2020

Aku Di Sini Kau Di Sana, Kita Saling Bertatap Maya

Oktober 24, 2020 9 Comments

Halo, Sahabat Rumah Belajar. Kali ini Bu Yen akan berbagi cerita tentang kegiatan tatap maya sosialisasi Portal Rumah Belajar.

Beberapa waktu yang lalu, sosialisasi Portal Rumah Belajar secara tatap maya telah berhasil Bu Yen laksanakan. Walau sama-sama seru,  ada perbedaan menarik antara sosialisasi tatap maya dan tatap muka?

Selain masalah perbedaan media, ada lagi bedanya. Peserta yang hadir pada sosialisasi secara tatap muka notabene adalah orang-orang yang berada di sekitar kita. Sedangkan pada sosialisasi tatap maya, peserta yang hadir berasal dari berbagai daerah, ada yang beda kota/kabupaten, beda provinsi bahkan beda pulau. Di sini kita berkesempatan berkomunikasi dan bertatap muka secara virtual dengan para pemerhati pendidikan dari seluruh wilayah di Indonesia.

Foto 1. Peserta webinar berasal dari berbagai daerah.

Kesempatan kolaborasi berbagi tatap maya Bu Yen yang pertama adalah antara Sahabat Rumah Belajar (SRB) Provinsi Sumatera Utara dan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung 2020. Kegiatan webinar yang bertajuk Webinar SRB Berbagi Inovasi ini dilaksanakan pada Hari Rabu, 7 Oktober 2020 Pukul 13.00 WIB. Lima orang SRB yang terdiri dari empat orang SRB Sumatera Utara dan satu orang SRB Kepulauan Bangka Belitung berkolaborasi pada acara ini. Ibu Rahmadona Sugiaty (SRB SUMUT 2020) bertindak sebagai host dan Ibu Endang Triwahyuni (SRB Sumut 2020) sebagai moderator acara. Sedangkan tiga SRB lainnya bertindak sebagai pemateri yang membahas tentang pemanfaatan Portal Rumah Belajar.

Materi yang pertama yang disampaikan oleh Ibu Qoiryani Pohan, S.Pd berjudul Inovasi Pembelajaran Blended Learning di masa PJJ. Pada paparannya guru hebat asal Kota Pematang Siantar ini menjelaskan tentang tahapan-tahapan (sintaks) model pembelajaran Blended Learning yang memanfaatkan Portal Rumah Belajar.

Foto 2. Inovasi Pembelajaran Blended Learning

Pada webinar melalui Zoom Meeting ini, Bu Yen berkesempatan menyampaikan materi tentang Penerapan Model Pembelajaran Discovery-Inquiry Learning dengan memanfaatkan Portal Rumah Belajar. Saat didapuk menjadi pemateri kedua, Bu Yen memaparkan tentang tahapan-tahapan pada model pembelajaran Discovery-Inquiry Learning yang juga memanfaatkan portal pembelajaran milik pemerintah ini .

Foto 3. Bertindak sebagai pemateri kedua

Pemateri terakhir adalah Sahabat Rumah Belajar dari Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, yaitu Bapak Arief Amirudin, S.Pd. Sehari-harinya beliau bertugas di Kabupaten Sungailiat. Materi yang berjudul Pemanfaatan Kelas Maya di Portal Rumah Belajar ini dijelaskan secara rinci oleh bapak yang merupakan salah seorang guru hebat yang mengajar di SMK.

Foto 4. Bapak Arief Aminudin (SRB Babel 2020)

Antusiasme para peserta webinar ditunjukkan dengan bertubi-tubinya pertanyaan yang diberikan terkait model pembelajaran yang juga memanfaatkan Portal Rumah Belajar. Tak terasa webinar berdurasi 90 menit ini harus berakhir. Kolaborasi pertama Bu Yen pun berakhir dengan lancar dan happy ending.

Nantikan cerita Bu Yen tentang kolaborasi hebat berdurasi Panjang di artikel berikutnya. Salam Rumah Belajar.

Jumat, 23 Oktober 2020

Guru-Guru Tua Bisa Melek Teknologi?

Oktober 23, 2020 14 Comments

Halo, Sahabat Rumah Belajar. Pada akhir September 2020 yang lalu, Bu Yen secara dadakan menyelipkan kegiatan sosialisasi Portal Rumah Belajar pada kegiatan sosial rutin sekolah. Walaupun dadakan, ternyata antusiasme para guru sangat tinggi. Bisa jadi salah satu penyebabnya adalah kesulitan dan kendala yang dihadapi para guru dan siswa dalam pembelajaran jarak jauh akibat pandemi.


Ada satu hal cukup menarik saat kegiatan berbagi inovasi pembelajaran berbasis TIK ini ini berlangsung. Ternyata tak ada kata TUA untuk belajar. Sebagian besar guru di SMP Negeri 2 Tanjung Morawa merupakan guru-guru senior. Sekitar 80% guru akan memasuki masa pension kurang dari 5 tahun ke depan. Namun hal ini tak mengurangi rasa tertarik dan ingin tahu mereka tentang Portal Rumah Belajar. Pelan tapi pasti, para guru senior mulai mengikuti langkah demi langkah proses mengakses Portal Rumah Belajar baik melalui aplikasi di android maupun melalui web Portal Rumah Belajar di https://belajar.kemdikbud.go.id/


Foto 2. Para guru serius praktek langsung cara mengakses Portal Rumah Belajar melalui HP android

Tak ketinggalan pula para staf dan pegawai di SMP Negeri 2 Tanjung Morawa. Mereka juga ikut ambil bagian dan aktif bertanya tentang fitur-fitur yang ada di Portal Rumah Belajar serta pemanfaatannya dalam pembelajaran. Saat Bu Yen tanyakan alasannya, ternyata mereka juga sempat kewalahan saat harus membantu anak-anak belajar di rumah.

Dalam kegiatan ini, Bu Yen menjelaskan apa itu Portal Rumah Belajar. Portal Rumah Belajar adalah portal pembelajaran yang menyediakan bahan belajar serta fasilitas komunikasi yang mendukung interaksi antar komunitas. Rumah Belajar hadir sebagai bentuk inovasi pembelajaran di era industry 4.0 yang dapat dimanfaatkan oleh siswa dan guru mulai dari Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Sekolah dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), Sekolah Menengah Atas/Kejuruan (SMA/SMK) sederajat. Dengan menggunakan Rumah Belajar, kita dapat belajar di mana saja, kapan saja, dengan siapa saja. Yang membedakannya dari portal pembelajaran lain adalah seluruh konten yang aada di Rumah Belajar dapat diakses dan dimanfaatkan secara gratis. Nah, tambah seru kan belajar asik tanpa harus mahal.


Foto 3. Ekspresi serius para guru saat penjelasan fitur-fitur di Portal Rumah Belajar

Lalu Bu Yen juga menjelaskan fitur-fitur yang dapat dimanfaatkan di Portal Rumah Belajar. Mulai dari fitur utama yaitu Sumber Belajar, Kelas Maya, Laboratorium Maya dan bank Soal. Kemudian fitur-fitur pendukung yaitu Peta Budaya, Buku Sekolah Elektronik (BSE), Wahana Jelajah Angkasa, Karya Bahasa dan Sastra. Bagi guru yang hobi menulis, ada fitur untuk menampung artikel tulisan karya guru yaitu Blog Pena. Satu lagi fitur khusus untuk guru yaitu Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB). Dan ada lagi fitur asik terbaru yang diluncurkan Portal Rumah Belajar beberapa waktu lalu, yaitu Edugame. Permainan mengasikkan yang juga bernilai edukasi untuk para siswa.

Ingin tahu penjelasan lebih lanjut tentang fitur-fitur di Portal Rumah Belajar? Nantikan di artikel Bu Yen selanjutnya, ya.


Galeri Foto Saat Kegiatan Berbagi




Kamis, 24 September 2020

Pembatik 2020

September 24, 2020 0 Comments

BERBAGI INOVASI PEMBELAJARAN BERBASIS TIK MEWUJUDKAN MERDEKA BELAJAR.

MERDEKA BELAJARNYA, RUMAH BELAJAR PORTALNYA, MAJU INDONESIA.

SUKSESKAN PEMBATIK 2020


Apa itu PembaTIK? Awalnya banyak yang salah sangka ketika pertama kali mendengar program PembaTIK. Tak sedikit pula yang menghubungkannya dengan batik, salah satu warisan budaya kearifan lokal negeri ini. Jadi, apa itu sebenarnya PembaTIK? Simak penjelasan berikut.

PembaTIK merupakan singkatan dari Pembelajaran berbasis TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi). Program ini merupakan salah satu program peningkatan  kompetensi guru dalam hal TIK. 
 
Nah, apa saja manfaat mengikuti PembaTIK? Manfaat mengikuti PembaTIK, yakni:
Meningkatkan kemampuan TIK sesuai dengan perkembangan teknologi terkini.
Mendapatkan sertifikat pada setiap level dengan skala nasional.
Berkesempatan untuk menjadi Duta Rumah belajar.

Dalam pelaksanaannya, ada 4 tahapan  program pembaTIK (pembelajaran berbasis TIK) meliputi:
  1. Bimtek Daring Level 1 (Literasi)
  2. Bimtek Daring Level 2 (Implementasi)
  3. Bimtek Daring Level 3 (Kreasi)
  4. Bimtek Tatap Muka Level 4 (Berbagi)

Lalu, siapa saja yang boleh mengikuti program ini? Berikut syarat dan ketentuan PembaTIK:
  1. Guru Pegawai Negeri Sipil (PNS) dari semua jenjang yang dibuktikan dengan SK PNS yang bersangkutan.
  2. Guru Tetap Yayasan yang dibuktikan dengan SK pengangkatan dari yayasan.
  3. Guru honorer di instansi pendidikan pemerintah/swasta dari semua jenjang yang dibuktikan dengan keputusan dari pimpinan lembaga yang bersangkutan.
  4. Mengajar minimal 1 (satu) bidang studi di sekolahnya (guru matapelajaran/guru kelas). 

Ingin tahu lebih lanjut tentang PembaTIK, klik tautan berikut:

Selasa, 15 September 2020

Kuliah Umum Pembatik Level 4 (Hari Ke-1)

September 15, 2020 0 Comments


Sambutan Mendikbud  Pada Kuliah Umum PembaTIK level 4 Hari Ke-1 (Senin, 14 September 2020)


Dalam sambutannya, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim, B.A., M.B.A, menyampaikan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada seluruh peserta PembaTIK level 4. Menurut beliau, para finalis tidak hanya telah  melewati tahapan-tahapan dalam dalam proses pelaksanaan Program PembaTIK, namun juga telah terus mengembangkan diri demi memberikan yang terbaik bagi para anak didiknya untuk mewujudkan merdeka belajar.


Program Pembelajaran Berbasis TIK (PembaTIK) merupakan inisiatif Pusat data dan informasi (Pusdatin) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (kemdikbud), khususnya Rumah Belajar. PembaTIK menjadi salah satu wadah bagi para guru untuk terus maju dan berinovasi dalam mengajar. Hal ini disebabkan bahwa tantangan di masa depan bukan berarti akan lebih mudah.


Program PembaTIK 2020 telah diikuti oleh lebih dari 60.000 guru atau meningkat 1000 % dari pelaksanaan awalnya 2 tahun yang lalu yang diikuti sekitar 6000-an peserta. Hal ini mengindikasikan bahwa semakin banyak guru dan tenaga pendidik yang ingin meningkatkan kemampuan mengimplementasikan teknologi dalam pembelajaran.


Mas Menteri Nadiem juga berharap agar para guru dapat berupaya lebih keras dan lebih cerdas. Di masa sekarang ini, kompetensi guru dalam penguasaan teknologi menjadi krusial. Para guru diharapkan juga untuk menjadi guru penggerak dengan semangat tinggi untuk terus berpacu memenuhi tuntutan zaman.


Sebelum menutup sambutannya, Menteri Nadiem juga memotivasi untuk semakin menumbuhkan jiwa gotong royong. Dengan demikian kita akan lebih siap beradaptasi, siap melakukan perubahan dan tidak lagi menunggu perubahan itu terjadi.


Apresiasi dari Mendikbud juga ditujukan kepada para Duta Rumah belajar (DRB) yang telah aktif memberi contoh dalam melakukan inovasi pembelajaran di daerah masing-masing. Semoga tujuan kita untuk mewujudkan kemerdekaan dalam belajar dapat segera tercapai melalui inisiatif dan inovasi dari para guru, khususnya peserta PembaTIK Level 4 2020.


Portal Rumah Belajar : https://belajar.kemdikbud.go.id/


PembaTIK : https://simpatik.belajar.kemdikbud.go.id/