Jumat, 20 November 2020

GEMA PEKAN LITERASI SMPN 2 TANJUNG MORAWA

 



 A.      Latar belakang

SMPN 2 Tanjung Morawa telah dikukuhkan menjadi sekolah berwawasan literasi. Namun pada pelaksanaannya, kegiatan literasi yang diprogramkan kurang berjalan maksimal. Kegiatan literasi masih terbatas pada kegiatan membaca. Siswa belum termotivasi untuk menulis dan menghasilkan karya sendiri.

B.      Deskripsi Aksi Nyata

Kegiatan aksi nyata yang dilakukan berupa pelatihan menulis cerpen, puisi dan poster. Kegiatan yang dilaksanakan selama 5 hari ini diberi nama Gema Pekan Literasi SMPN 2 Tanjung Morawa. Kegiatan dilaksanakan mulai dari tanggal 09-13 Nopember 2020. Tiga orang guru Bahasa Indonesia didaulat menjadi narasumber pada pelatihan daring yang memanfaatkan aplikasi Zoom Meeting. Masing-masing narasumber memberikan materi yang berbeda, yakni cerpen, puisi dan poster. Pelaksanaan pelatihan dilakukan dengan metode daring sebab Kabupaten Deli Serdang merupakan daerah zona merah COVID-19.

Kegiatan ini bertujuan untuk memotivasi siswa agar mengembangkan bakat menulis mereka dalam bentuk karya. Pelatihan dilakukan untuk menggali imajinasi dan potensi yang dimiliki siswa dalam menulis karya sastra. Dalam kegiatan ini siswa juga akan mampu mengidentifikasi kendala yang mereka hadapi dalam menulis. Kendala-kendala tersebut dibahas dan dipecahkan bersama.

 

C.      Hasil Aksi Nyata

Pada kegiatan hari pertama, jumlah peserta yang mengikuti kegiatan sebanyak 30 orang. Pada kegiatan hari kedua, jumlah peserta hanya 28 orang. Terjadi penundaan jadwal kegiatan yang sedianya dilaksanakan pukul 9 pagi menjadi pukul 2 sore. Hal ini disebabkan kegiatan pendampingan luring oleh Pendamping Guru Penggerak yang dijadwalkan pada pagi hari. Pada hari ketiga, jumlah peserta kegiatan meningkat menjadi 40 orang. Pada hari ke-empat, peserta yang hadir pada kegiatan tersebut berjumlah 43 orang. Kegiatan pada hari kelima dihadiri 35 peserta. Dikarenakan antusiasme para siswa maka kegiatan ditambah 1 hari lagi untuk materi pelatihan mempublikasikan karya dengan infografis dari aplikasi Canva. Kegiatan tambahan ini tidak lagi dilakukan melalui zoom meeting. Siswa melakukan praktik langsung di lab komputer sekolah. Untuk mengikuti protokol Kesehatan, maka kegiatan ini dilakukan dalam 2 sesi dengan jumlah peserta 15 siswa di sesi pertama dan 16 siswa di sesi kedua. Total jumlah siswa yang mengikuti kegiatan di lab komputer sebanyak 31 orang. Jumlah peserta memang dibatasi untuk memenuhi peraturan 50% dari kapasitas ruangan.

Produk hasil karya siswa dipublikasikan melalui akun media sosial masing-masing dengan menandai akun media sosial sekolah. Publikasi di blog masih ditangguhkan menunggu proses editing oleh narasumber.

D.     Pembelajaran dari Aksi Nyata

Dari sisi siswa, kegiatan ini dianggap menarik. Antusiasme siswa ni terlihat dari peningkatan jumlah peserta pada kegiatan. Hal menarik lain yang ditemukan adalah semakin tumbuhnya kepercayaan diri siswa untuk bertanya langsung pada Zoom Meeting. Pada awalnya jumlah siswa yang bertanya dan berkomentar langsung pada Zoom Meeting hanya 1-2 orang saja. Namun, di hari-hari berikutnya, jumlah penanya semakin banyak. Terlebih lagi di hari ketiga saat materi membuat poster. Siswa yang bertanya begitu banyak.

Masih dari sisi siswa yang notabene adalah generasi milenial yang begitu akrab dengan gawai (gadget), sebagian besar peserta tidak menemukan kendala dalam pemanfaatan Zoom Meeting.  Bahkan tak sedikit siswa yang menanyakan kapan kegiatan seperti itu akan dilakukan lagi.

Namun, ada sedikit kendala. Sebagian narasumber dan guru masih belum terbiasa dalam pemanfaatan Zoom Meeting. Jadi sebaiknya sosialisasi pemanfaatan Zoom Meeting dilakukan terlebih dahulu kepada rekan guru. Sejak pandemi, Zoom Meeting memang semakin sering dimanfaatkan untuk kegiatan yang melibatkan banyak orang. 

E.      Rencana Perbaikan

Untuk pelaksanaan di masa mendatang, perlu adanya sosialisasi tentang inovasi teknologi pada rekan-rekan guru, terutama inovasi yang berkaitan dengan pembelajaran. Hal ini dipandang perlu untuk semakin mengembangkan kompetensi guru. Dengan demikian dampaknya akan sampai juga kepada murid. Murid-murid yang merupakan generasi milenial ini sangat antusias dengan hal-hal yang berbau teknologi.

F.       Dokumentasi Proses dan hasil Pelaksanaan

Sambutan Kepala Sekolah Pada Acara Pembukaan Kegiatan

Gema Pekan Literasi SMPN 2 Tanjung Morawa

 

 


Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum Memberikan

Pengantar Materi Literasi

 


Kegiatan Hari Kedua dengan Materi Cerpen

Oleh Ibu Herlina Indrawaty, M.Pd

 


 

 

Narasumber Hari Ketiga Ibu Dra. Masanawati

Memaparkan Materi Puisi

 

 

 

Narasumber Kegiatan Hari Ke-empat

Ibu Arpah Nirja, S.Pd memberikan Materi Poster

 

 


Peserta Pada Kegiatan Hari Pertama Acara Pembukaan

Gema Pekan Literasi SMPN 2 Tanjung Morawa



Peserta Pada Kegiatan Hari Kedua Acara

Gema Pekan Literasi SMPN 2 Tanjung Morawa

 


Peserta Pada Kegiatan Hari Ketiga Acara

Gema Pekan Literasi SMPN 2 Tanjung Morawa

 

Siswa Semakin Percaya Diri Tampil Bertanya Pada Kegiatan Hari Ketiga

Acara Gema Pekan Literasi SMPN 2 Tanjung Morawa

 

 


Foto Bersama Peserta Sesi 2 Setelah Kegiatan Pelatihan Materi

Publikasi Karya dengan Aplikasi Canva

Kegiatan Pelatihan Materi

Publikasi Karya dengan Aplikasi canva

 

Foto Bersama Peserta Sesi 1 Setelah Kegiatan Pelatihan Materi
Publikasi Karya dengan Aplikasi Canva


BEBERAPA HASIL KARYA SISWA

 















 




 


 

 


 


 


 


 


 



Tidak ada komentar:

Posting Komentar