Jumat, 27 November 2020

KESEPAKATAN KELAS LANGKAH AWAL MERDEKA BELAJAR

 

Berikut adalah laporan Aksi Nyata untuk Modul 1.2 Nilai dan peran Guru Penggerak

A.      Latar belakang

Setelah merefleksi pembelajaran jarak jauh dengan metode daring yang telah dilakukan, diketahui bahwa masih banyak murid yang belum dapat berpartisipasi dalam proses pembelajaran. Di samping itu, murid yang sudah ikut serta dalam pembelajaran jarak jauh masih ada yang mengikuti pembelajaran di bawah 50% dari seluruh kegiatan. Akibatnya tujuan pembelajaran sering tidak tercapai. Banyak siswa yang tidak mengerjakan tugas. Mereka hanya terfokus pada ulangan-ulangan saja. Nilai UH dan PTS cukup rendah sebab mereka jarang bahkan tidak pernah mengikuti PJJ dan mengerjakan soal latihan.

B.      Deskripsi Aksi Nyata

Kegiatan aksi nyata diawali dengan merekapitulasi nama-nama siswa yang jarang dan tidak pernah mengikuti pembelajaran dan mengumpulkan tugas. Hasil rekapitulasi dikonsultasikan  dengan wali kelas dan orang tua/wali murid. Kemudian dilanjutkan dengan diskusi mencari pemecahan masalah. Lalu, Bersama wali kelas dan orang tua/wali murid membuat kesepakatan untuk pembelajaran berikutnya berdasarkan dari hasil diskusi.

Selanjutnya berdiskusi dengan murid untuk membuat kesepakatan kelas melalui platform Microsoft Forms. Murid diminta berkomitmen untuk melaksanakan hasil kesepakatan kelas dengan penuh tanggung jawab. Umpan balik terhadap tugas-tugas dan kektifan siswa dalam pembelajaran semakin intens dilakukan. Hal ini diharapkan akan berdampak positif pada murid. Mereka mereka akan senang sebab hasil kerja mereka diapresiasi. Refleksi setelah pembelajaran juga diharapkan akan membantu siswa menjawab kendala-kendala yang mereka hadapi selama pelaksanaan pembelajaran. Hal ini juga akan membantu guru untuk memperbaiki rancangan pembelajaran berikutnya.

C.      Hasil Aksi Nyata

Pada pelaksanaan aksi nyata didapat jawaban-jawaban siswa  tentang hal yang tidak mereka senangi dan kendala-kendala yang mereka hadapi dalam pembelajaran jarak jauh. Jawaban terbanyak adalah kendala dalam sinyal/jaringan internet. Jawaban terbanyak kedua adalah tidak paham dengan materi yang diajarkan dan kesulitan dalam mengerjakan tugas. Siswa yang tidak paham adalah siswa yang tidak mengikuti pembelajaran dengan Zoom Meeting yang dilakukan guru untuk menjelaskan materi. Ada juga siswa yang mengeluhkan tentang tugas yang terlalu banyak. Sebanyak 15% tidak mengalami kendala berarti selama PJJ. Menurut mereka tidak ada hal yang tidak menyenangkan selama pelaksanaan PJJ. Namun tetap saja murid-murid menantikan bisa belajar kembali di sekolah.



Dari hasil angket kesepakatan kelas maka dibuatlah kesepakatan kelas yang akan diberlakukan mulai pembelajaran selanjutnya.



D.     Pembelajaran dari Aksi Nyata

Untuk selanjutnya, sebaiknya sebelum memulai pembelajaran hendaklah guru dan murid membuat kesepakatan kelas. Hal ini bertujuan agar pembelajaran dapat berlangsung dengan lancar. Dengan demikian tujuan pembelajaran akan tercapai. Tentu saja hal ini harus diikuti dengan adanya komitmen dari guru dan murid untuk melaksanakan kesepakatan kelas dengan penuh tanggung jawab.

E.      Rencana Perbaikan

Ada kesalahpahaman dalam pembuatan angkt. Opsi ‘Lainnya’ pada angket dimaksudkan untuk mendapatkan jawaban lain dari murid. Namun, disebabkan kesalahan teknis, opsi tersebut tidak sesuai dengan tujuan semula.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar